Selasa, 25 Juni 2019

????

malam ini.
terlintas lagi...
ternyata masih kamu,
yang jadi objek tulisan ini.

sudah bukan tentang betapa sakitnya hati ini lagi sih
tapi ternyata betapa hancurnya diri sendiri  yang tak kusadari

iya,
mungkin tidak semestinya begini
tapi kudengar, memang kapasitas setiap orang menerima tekanan berbeda-beda 

ahhh,
kapan belum ini menjadi sudah ya?
semoga secepatnya~

Sabtu, 29 Desember 2018

love skit

1 Agustus 2018
Bagaimana bisa aku mengucapkannya?
Bagaimana bisa aku mengakuinya?
Darimana bisa aku punya keberanian seperti itu?
Dua tahun kupendam begitu saja, bagaimana bisa? Aku pun bingung. Ini awal nya, ya?

Setelah tanggal itu, banyak waktu kita lalui bersama. Tapi sepertinya hanya aku saja yg ingat, ya? Seandainya mata ini bisa menjadi alat perekam, mungkin akan selalu kuputar ulang semuanya.
Tapi ternyata tidak perlu, aku masih ingat semuanya. Masih ingat senyumannya. Masih ingat tawanya. Masih ingat semua guyonannya. Masih ingat muka serius di depan laptopnya. Masih ingat perhatian kecilnya. Masih ingat semua ceritanya. Masih ingat tangisannya?:p

Terlalu banyak, terlalu banyak yg telah kau ceritakan padaku; cerita masa lalumu, kekhawatiranmu, mimpimu, imajinasi liarmu. Sial, aku makin kagum. Kau sengaja, ya? Haha.

21 November 2018
Tapi entah mengapa kita semakin jadi berjarak. Kenapa bisa ya? Padahal semua terasa baik-baik saja. Kita masih sama-sama malam sebelumnya. Aku masih menyaksikan kau memaparkan hasil penelitianmu hari itu.... Bisa kah kau jelaskan padaku? Aku tidak tahu.
Mungkin salahku yg selalu diam dan tidak berani menghubungimu duluan? Atau mungkin kita memang seharusnya seperti ini?

Hi, banyak cerita beredar di luar sana. Apalagi apdetan itu, sungguh membuatku seperti tersambar petir. Aku memilih tidak peduli seperti biasanya. Tapi aku pun melihatnya sendiri, kau dengannya. Banyak asumsi dan spekulasi mendadak muncul di otakku. Jadi, aku harus bagaimana? Apakah kau masih mau memberikan penjelasan? Apakah aku yg selama ini salah mengartikan? Apakah kita memang hanya sekadar teman?

Tapi kurang lebihnya, terima kasih yaa.
Terima kasih sudah mewujudkan delusi-delusi norak ku. Late midnight dinner and that long way walk home definitely my favourite!

Sudah ya, doakan aku bisa menanggung dan melewati semua ini. 
Semoga kau selalu bahagia, kau berhak mendapatkannya.

💞💞💞💞💞

Jumat, 14 September 2018

Lately.

"I've been up thinking all night wondering what you’re keeping inside
I reach for your hand but you pull away
And it might not be the right time
You need to know what’s on my mind
I don’t understand why you pull away"

-11:58 PM-

Sabtu, 08 September 2018

dua kali.

dua kali, merasakan rasa ini lagi
dua kali, lagi-lagi seperti ini.
kacau? pasti. bahkan mungkin kali ini lebih.
dan pastinya, masih sama, kamu penyebabnya.

tidak, tidak, aku penyebabnya.
aku yang terlalu perasa.
aku yang dengan mudah menaruh kembali rasa itu.
aku yang dulunya hampir berhasil lalu memutar balik untuk mengikuti perasaan bodohnya.
aku yang meyakinkan diri sendiri mungkin kali ini akan berbeda.
ya, aku lah penyebabnya.




Kamis, 06 September 2018

-

hari ini dia sedang kacau.
sama seperti hari-hari lainnya. 
banyak sekali hal-hal yang muncul di otaknya.
bertanya-tanya mengapa bisa itu semua terjadi padanya.
mengapa harus dia? mengapa bukan mereka?
dia merasa tidak adil.

hari ini dia menyesali banyak hal.
sama seperti yang biasa selalu dia lakukan.
dia hidup dihantui rasa takut
tertawa takut, senangpun takut.
dia berharap dirinya tidak bisa merasakan apa-apa.

hari ini dia membenci dirinya. lagi, dan lagi.
sama dan selalu seperti itu.
berharap seharusnya dirinya tidak ada dari awal.

hari ini dia berusaha tegar kembali.
bagaimana bisa dia sedih hanya karena hal--hal kecil seperti ini.
dia tidak mengizinkan dirinya untuk bersedih. 

hari ini dia mencoba berpura-pura kembali.
berusaha seperti manusia biasa lagi saat melangkah keluar dari kamarnya.


Senin, 03 September 2018

Kamis, 12 April 2018

Dari sudut sebuah rumah makan cepat saji.

Malam ini kutuliskan cerita ini, dari sudut sebuah rumah makan cepat saji.
Sebuah rumah makan cepat saji yang mungkin bagi kalian tidak asing lagi karena sudah ada hampir di setiap kota bahkan setiap negara di seluruh dunia. Namun bagi kami (atau mungkin hanya bagiku saja), rumah makan cepat saji ini begitu sangat berarti.Sangat berarti, karena disinilah sebagian besar waktu kami habiskan di setiap kesempatan kami bisa berkumpul. Frekuensi kami bertemu kemungkinan hanya enam bulan sekali atau setahun dua kali.
Masih asing bagiku dari sejak kapan kami memulai ini semua. Yang kuingat hanyalah keisenganku yang berawal dari rumitnya pelajaran Kimia di bangku SMA. Bab yang sedang dipelajari saat itu kalau tidak salah tentang ikatan dan penamaan senyawa kimia. Lalu tercetus lah Triplet-R karena kebetulan nama kami mempunyai awalan huruf yang sama: R.
Sejak saat itu yang kuingat kalian berdua selalu mendatangi kelasku ketika bel pulang sekolah telah berbunyi. Berlanjut dengan makan siang di kantin sekolah dan begitu seterusnya hampir setiap hari.
Kita juga mempunyai kesukaan yang sama, yaitu menonton film. Tak terhitung berapa banyak film telah kita tonton bersama. Bahkan yang ku ingat kita bertiga pernah jatuh sakit dan tidak masuk sekolah dalam waktu yang sama.

Sampai pada akhirnya kita diterima di Universitas masing-masing dimana letaknya pun antar pulau: Sumatera - Jawa - Bali. Dan mungkin hanya aku yang tidak berhasil menjadi anak teknik (hiks).  Letak tempat kuliah kita yang sangat berjauhan memperjarang frekuensi kita bertemu. Ya, seperti yang sudah tertulis diatas kita mungkin hanya bertemu di setiap waktu liburan semester saja.

Dari sudut sebuah rumah makan cepat saji, aku mulai berangan apakah di masa depan nanti kita masih bisa seperti ini? Aku yang hanya menatap bingung seolah mengerti obrolan kalian tentang game yang sedang kalian mainkan, TV series yang sedang kalian tonton bahkan wanita-wanita yang kalian sedang dekati. 

Semoga kelak di tahun-tahun berikutnya kita masih tetap sama. Menonton film bersama, bertukar cerita dan mimpi-mimpi kita, disini: di rumah makan cepat saji ini.

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

About Me

Foto saya
im an example of an imperfectionis :] Freaky!

????

malam ini. terlintas lagi... ternyata masih kamu, yang jadi objek tulisan ini. sudah bukan tentang betapa sakitnya hati ini lagi sih ta...